Jalan Guntung Manggis RT 18 RW 03 landasan Ulin
Banjarbaru – Semangat membangun pendidikan madrasah yang lebih humanis dan berkarakter tampak dalam kegiatan Launching Kurikulum Berbasis Cinta bagi jenjang RA, MI, MTs, dan MA di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru. Kegiatan yang digelar pada Selasa, 21 Juli 2026, di Taman Pendidikan Islam Al Madani ini menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya belajar yang mengedepankan nilai kasih sayang, penghormatan, dan pembentukan karakter peserta didik.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Kota Banjarbaru tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Daerah, jajaran Kementerian Agama, Kepala Raudhatul Athfal, Madrasah (MI, MTs dan MA), guru, hingga peserta didik dari berbagai madrasah di Kota Banjarbaru.
Suasana hangat sudah terasa sejak awal acara. Penampilan seni dari peserta didik MI Al Istiqamah, MTs Ulumul Qur’an Al Madani, dan MTs Nurul Hikmah berhasil memukau para tamu undangan. Beragam pertunjukan yang ditampilkan menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada penguatan akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan rasa percaya diri.
Memasuki acara inti, kegiatan dilanjutkan dengan seremoni peluncuran Kurikulum Berbasis Cinta yang secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby. Peluncuran ini menjadi penanda dimulainya implementasi kurikulum yang menempatkan nilai-nilai cinta sebagai fondasi dalam proses pendidikan. Melalui pendekatan tersebut, madrasah diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih ramah, aman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Dalam kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru dengan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam bidang pencatatan pernikahan dan administrasi kependudukan. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan yang semakin efektif dan berkualitas kepada masyarakat.
Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon secara simbolis oleh para pejabat dan tamu undangan. Aksi sederhana tersebut menjadi simbol harapan agar semangat mencintai sesama juga tumbuh seiring dengan kepedulian terhadap kelestarian alam.
Menjelang akhir kegiatan, peserta mengikuti sosialisasi mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang disampaikan oleh Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Kota Banjarbaru. Sosialisasi ini memberikan gambaran mengenai konsep, tujuan, serta langkah-langkah penerapan kurikulum di setiap satuan pendidikan agar dapat berjalan secara optimal.
Launching Kurikulum Berbasis Cinta tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi awal dari komitmen bersama untuk menghadirkan pendidikan madrasah yang lebih bermakna. Dengan mengedepankan nilai kasih sayang, penghormatan, kolaborasi, dan kepedulian, madrasah di Kota Banjarbaru diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, berakhlak mulia, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
created with